Logo SMPN 3 SUKOHARJO

SMP NEGERI 3 SUKOHARJO

Terakreditasi A - Berprestasi, Berkarakter, Berbudaya

Bilal Naraya Sakhasera, Siswa SMPN 3 Sukoharjo yang Raih Juara 3 Nasional Indonesia Olympiad Battle Cabang Matematika

Bilal Naraya Sakhasera, Siswa SMPN 3 Sukoharjo yang Raih Juara 3 Nasional Indonesia Olympiad Battle Cabang Matematika

SUKOHARJO — Prestasi tingkat nasional yang luar biasa sukses diukir oleh salah satu siswa terbaik SMP Negeri 3 Sukoharjo. Bilal Naraya Sakhasera baru saja berhasil membawa pulang piala Juara 3 Nasional dalam ajang kompetisi bergengsi Indonesia Olympiad Battle untuk cabang mata pelajaran Matematika.


​Di balik piala tingkat nasional yang berhasil diraihnya tersebut, ada cerita perjuangan, manajemen jadwal yang padat, hingga momen menegangkan yang dialaminya langsung selama kompetisi berlangsung. Tim Jurnalis Spegash berkesempatan mengobrol santai dengan Bilal untuk mengulik cerita di balik layar keberhasilannya. Yuk, kita simak!

Persiapan Sebulan dan Manajemen Waktu yang Ketat

​Meraih juara di tingkat nasional tentu tidak terjadi secara instan. Bilal mengaku sudah mencuri start untuk melakukan persiapan sejak satu bulan sebelum perlombaan dimulai. Menariknya, tantangan terbesar Bilal justru ada pada pembagian waktu sehari-hari. Jadwalnya sempat bentrok di sana-sini karena ia harus membagi fokus antara pelajaran reguler sekolah dan bimbingan belajar tambahan.


​"Awalnya jadwal sempat bentrok terus, tapi lama-kelamaan mulai ketata. Hari Selasa dan Kamis aku ada les Bahasa Inggris, terus hari Senin sampai Rabu baru fokus les Matematika khusus untuk persiapan lomba ini," ungkap Bilal Naraya Sakhasera.


​Sempat Pasrah karena Sistem Poin Babak Grand Final

​Ada momen menarik sekaligus menegangkan saat Bilal berlaga di babak Grand Final. Karena terlalu fokus mengerjakan soal-soal matematika yang rumit, Bilal sempat lupa dengan salah satu regulasi penting kompetisi: sistem pengurangan poin untuk setiap jawaban yang salah.


​Akibatnya, Bilal menjawab semua soal yang ada di hadapannya, termasuk beberapa soal yang sebenarnya masih ia ragukan kebenarannya. Setelah selesai mengerjakan dan baru menyadari kekeliruan strategi tersebut, Bilal sempat merasa pasrah dan tidak berani berharap bisa membawa pulang piala.


​"Aku baru tahu (regulasi poin) setelah selesai pengerjaan, jadi kayak sudah gak berharap dapat juara. Pas pengumuman, awalnya aku sudah gak berharap, tapi gak tahu malah nama aku disebut paling awal karena Juara 3 kan memang disebut pertama kali. Alhamdulillah, masih dikasih kesempatan," kenang Bilal sambil tersenyum.


​Setelah namanya resmi diumumkan sebagai pemenang tingkat nasional, orang pertama yang ia beri kabar tentu saja adalah keluarganya di rumah, baru kemudian teman-teman terdekatnya di lingkungan sekolah yang selama ini ikut mendukungnya.


​Pesan Bilal untuk Teman-Teman Spegash: Jangan Takut Mencoba!

Di akhir obrolan, Bilal memberikan sebuah pesan penting yang sangat inspiratif untuk seluruh siswa SMP Negeri 3 Sukoharjo. Menurut siswa berprestasi ini, bakat saja tidak akan cukup jika tidak dibarengi dengan keberanian untuk memulai sesuatu yang baru.


​"Saran ku, setiap murid itu harus punya inisiatif sendiri. Soalnya kalau kamu gak mau mencoba hal yang baru, kamu gak bakal berkembang. Itu aja," pungkas Bilal menutup obrolan.


​Kisah dari seorang Bilal Naraya Sakhasera mengajarkan kita bahwa kegigihan mengatur waktu, ketenangan saat menghadapi situasi sulit, dan keberanian mengambil peluang adalah kunci utama untuk berkembang.


​Selamat untuk Bilal! Semoga prestasi nasional ini bisa menjadi pemantik semangat dan memotivasi seluruh warga Spegash untuk terus mengukir karya di bidangnya masing-masing. (Tim Jurnalis Spegash)


← Kembali ke Beranda